diposkan pada : 03-06-2020 12:10:35

Tata Cara Mandi Sunnah Ihrom untuk Umroh

Tata Cara Mandi Sunnah Ihrom untuk Umroh

Salah satu adab ihram adalah mandi. Sebelum ihram, jemaah haji atau umroh dianjurkan untuk melakukan mandi.

أحدها السنة أن يغتسل قبل الإحرام غسلا ينوي به غسل الإحرام
 

Artinya, “Salah satunya, sunnah mandi sebelum ihram dengan mandi yang diniatkan ihram,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasikil Hajj pada Hasyiyah Ibni Hajar, [Beirut, Darul Fikr: tanpa catatan tahun], halaman 76).

1. Niat. Ialah kesengajaan yang diungkapkan dalam hati. Apabila dia sanggup melafalkan pula secara lisan, perihal ini lebih utama. 

Berikut ini adalah lafal niat mandi ihram yang dapat dibaca sebagai penguat niat ihram:

 
نَوَيْتُ غُسْلَ الِإحرَام سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
 

Nawaytu ghuslal ihrāmi sunnatan lilāhi ta‘ālā.

Artinya, “Saya niat mandi ihram sunah karena Allah SWT.”

Dalam madzhab Syafii, hasrat wajib dicoba bertepatan dengan dikala air awal kali disiramkan ke badan.

 

2. Mengguyur segala bagian luar tubuh, tidak terkecuali rambut serta bulu- bulunya. 

Buat bagian badan yang berambut ataupun berbulu, air wajib dapat mengalir hingga ke kulit dalam serta pangkal rambut/ bulu. Badan diasumsikan telah tidak memiliki najis.

Para ulama sudah menarangkan secara rinci tentang Kesunnahan dalam Tata Cara Mandi Sunnah Ihrom untuk Umroh ini, dimana adabnya nyaris sama dengan mandi janabat ialah:

  1. Dikala masuk ke kamar mandi ambilah air kemudian basuhlah tangan terlebih dulu sampai 3 kali.

  2. Bilas seluruh kotoran ataupun najis yang masih melekat di tubuh.

  3. Berwudhu sebagaimana dikala wudhu hendak shalat kemudian akhiri dengan menyiram kedua kaki.

  4. Mulailah mandi dengan mengguyur kepala hingga 3 kali, bertepatan dengan itu berniatlah melenyapkan hadats

  5. Guyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian bagian badan sebelah kiri juga hingga tiga kali. Jangan lupa menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali; juga menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya). Pastikan air mengalir ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan--kalaupun tersentuh, berwudhulah lagi.

Perlu diketahui bahwa dari seluruh yang di lakukan tersebut diatas, yang wajib hanyalah Niat, Membersihkan najis (bila ada), dan menyiramkan air ke seluruh badan. Selebihnya adalah sunnah muakkadah.

Tata Cara Mandi Sunnah Ihrom untuk Umroh

Artikel Yang Terkait ( Klik Pada Judul Artikel Untuk Membuka Keterangan Dari Artikel ) :

Artikel Yang Terkait ( Klik Pada Judul Artikel Untuk Membuka Keterangan Dari Artikel ) :

Artikel lainnya »